MTsN 3 Bulukumba mulai mempersiapkan penerapan kebijakan lima hari sekolah melalui rapat dinas yang dipimpin langsung Kepala Madrasah, Sudarmin, bersama dewan guru dan staf tata usaha, Sabtu (16/05/2026).
Rapat yang berlangsung di ruang guru tersebut membahas berbagai langkah strategis dalam menyambut perubahan sistem belajar dari enam hari menjadi lima hari sekolah.
Dalam pertemuan itu, pihak madrasah membahas penyesuaian jadwal pelajaran, kesiapan sarana dan prasarana, hingga strategi pembelajaran agar proses pendidikan tetap berjalan efektif dan kondusif.
Sudarmin menegaskan bahwa perubahan sistem sekolah perlu disikapi secara positif dan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah.
“Penerapan lima hari sekolah membutuhkan manajemen waktu dan inovasi pembelajaran yang baik. Kami berharap perubahan ini dapat berjalan efektif dan tetap memberikan dampak positif bagi siswa maupun guru,” ujarnya.
Selain melakukan persiapan internal, MTsN 3 Bulukumba juga berencana menggelar pertemuan lanjutan bersama komite madrasah dan orang tua siswa.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari sosialisasi sekaligus upaya menjaring masukan dan dukungan dari para wali siswa terkait pelaksanaan kebijakan baru tersebut.
Pihak madrasah berharap seluruh unsur, mulai dari guru, siswa, hingga orang tua, dapat memahami tujuan penerapan lima hari sekolah sehingga proses transisi berjalan lancar dan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Melalui koordinasi dan persiapan yang matang, MTsN 3 Bulukumba optimistis kebijakan lima hari sekolah dapat diterapkan secara efektif serta mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan karakter peserta didik.







