Membelah Jarak 40 Km Humas MTsN 3 Bulukumba Sukseskan SPEKTA

Bontotiro (Humas MTsN 3 Bulukumba) – Dua guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Bulukumba, Ilham Alyas dan Devi Silviani, hadir sebagai utusan madrasah dalam Pelatihan Kehumasan “SPEKTA” yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulukumba pada Kamis (21/05/2026).

Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh Devi yang rela menempuh perjalanan jauh hingga 40 kilometer demi mengikuti agenda tersebut, guna memperkuat standar pelayanan informasi publik di lingkungan madrasah.

Di balik dedikasi tinggi tersebut, tersimpan cerita pengorbanan yang menyentuh hati. Demi menunaikan amanah kehumasan dari lembaganya, Devi ikhlas mengesampingkan urusan personal dan meluangkan waktu untuk meninggalkan ibundanya tercinta yang tengah terbaring sakit di rumah. Baginya, panggilan tugas untuk memajukan kualitas informasi madrasah merupakan tanggung jawab profesi yang harus ditunaikan dengan penuh integritas.

Perjalanan panjang selama kurang lebih satu jam dari lokasi madrasah di Kecamatan Bontotiro menuju pusat kota tidak menyurutkan semangatnya untuk mengasah keterampilan dalam Strategi Publikasi Efektif, Kreatif, dan Terarah (SPEKTA). Kehadiran delegasi ini menjadi langkah strategis MTsN 3 Bulukumba dalam merespons tantangan era keterbukaan informasi saat ini.

Agenda bergengsi ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag (Kakankemenag) Kabupaten Bulukumba, H. Abdul Rafik, Kasubbag TU, H. Arifin, serta Kasi Bimas Islam, Syafruddin. Kegiatan ini menghadirkan para pakar komunikasi yang mumpuni sebagai narasumber, di antaranya Ketua Tim Humas dan PPID Kanwil Kemenag Sulsel, H. Mawardy Siradj, serta Pimpinan Redaksi Bicara Baik Radar Selatan (Bicarabaik.id), Suparman. Kedua narasumber tersebut memberikan materi intensif terkait teknik jurnalistik dan manajemen publikasi.

Dalam sambutannya, Kakankemenag menekankan pentingnya peran humas sebagai wajah sekaligus cerminan utama dari citra instansi. Ia menggarisbawahi bahwa di era keterbukaan informasi seperti saat ini, humas tidak sekadar bertugas mempublikasikan kegiatan rutin, melainkan memikul tanggung jawab besar dalam membangun kepercayaan publik, mengedukasi masyarakat, serta menangkal segala bentuk disinformasi yang dapat merugikan marwah lembaga.

“Setelah kegiatan ini, diharapkan Humas Kemenag Bulukumba dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi yang positif bagi masyarakat,” tegasnya saat membuka pelatihan yang diikuti oleh perwakilan RA, MI, MTs, MA, serta KUA se-Kabupaten Bulukumba tersebut.

Sementara itu, Devi mengungkapkan rasa syukurnya meskipun harus menempuh jarak yang cukup jauh demi mendapatkan wawasan baru. Baginya, kualitas informasi yang akan disajikan kepada masyarakat jauh lebih berharga dibandingkan rasa lelah sepanjang perjalanan.
“Jarak yang harus saya tempuh kurang lebih 40 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar satu jam terbayar lunas oleh ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini. Mudah-mudahan ilmu yang saya peroleh dapat segera saya terapkan di madrasah,” ungkap Devi di sela-sela kegiatan.

Semangat dan optimisme yang dibawa oleh utusannya tersebut sejalan dengan visi besar yang ingin dicapai oleh pihak madrasah. Melalui pelatihan yang berlangsung hingga pukul 15.00 WITA ini, MTsN 3 Bulukumba berkomitmen untuk menjadi institusi pendidikan yang lebih transparan dan komunikatif. Penguasaan teknik publikasi kreatif diharapkan mampu membawa madrasah menjadi referensi informasi pendidikan yang terpercaya bagi masyarakat luas. (Ilham)